Arsip

All posts for the month November, 2013

TUGAS 7

Published November 30, 2013 by sutinah1

1.Jelaskan sifat bisnis dalam hal apa saja bisnis internasional dapat mempengaruhi kehidupan kita sehari- hari?
 Bisnis internasional sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari nterutama pada perekonomian negara misalkan saja jika suatu Negara ingin mencapai kemakmuran, maka mutlak negara tersebut harus melakukan perdagangan dengan Negara lainnya.
Beberapa alasan mengapa suatu negara memerlukan negara lain dalam kehidupan ekonominya adalah :

 

o   Tidak semua kebutuhan masyarakatnya dapat dipenuhi oeh komuditi yang dihasilkan di dalam negeri, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut, harus di lakukan impor dari negara yang memproduksinya. Sebagai contoh meskipun negara arab adalah negara yang kaya, namun tidak dapat menghasilkan karet untuk bahan baku ban mobil, sepatu atau sandal. Tentunya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku karet tersebut harus membelinyan dari negara-negara yang menghasilkannya.

o    Karena terbatasnya konsumen, tidak semua hasil produksi dapat dipasarkan di dalam negeri, sehingga perlu dicari pasar diluar negeri. Untuk itulah suatu negara membutuhkan negara lain untuk perluasan pasar baginproduknya.

o   Sebagai sarana untuk melakukan proses alih teknologi. Dengan membeli produk asing suatu negara dapat mempelajari bagaimana produk tersebut dibuat dan dipasarkan, sehingga dalam jangka panjang dapat melakukan produksi untuk barang yang sama.

o   Perdagangan antar negara ssebagai salah satu cara membina persahabatan dan kepentingen-kepentingan politik lainnya.

o   Secara ekonomis dan matematis perdagangan antar negara dapat mendatangkan tambahan keunntungan dan efisensi dari dilakukannya tindakan spesialisasibproduksi dari negara-negara yang memiliki keuntungan mutlak dan keuntungan berbanding.

  2. Mengapa bisnis internasional memiliki resiko yang lebih tinggi dari pada dalam negeri?

      Perdagangan internasional memiliki banyak resiko yang lebih tinggi jika di bandingkan dengan perdagangan dalam negri atau nasional,dapat dilihat dibawah ini resiko atau hambatan dalm perdagangan internasional :

 

o   Resiko Strategis

            Risiko Strategis Kemampuan perusahaan untuk membuat keputusan strategis untuk merespon kekuatan yang merupakan sumber resiko. Kekuatan ini juga berdampak pada daya saing perusahaan. Porter mendefinisikan mereka sebagai ancaman pendatang baru dalam industri ancaman barang pengganti dan jasa intensitas persaingan dalam industri daya tawar pemasok dan kekuatan tawar konsumen.

 

 

o   Perbedaan mata uang tiap Negara

            Pada umumnya mata uang setiap negara berbeda-beda. Perbedaan inilah yang dapat menghambat perdagangan antar negara. Negara yang melakukan kegiatan ekspor, biasanya meminta kepada negara pengimpor untuk membayar dengan menggunakan mata uang Negara pengekspor. Pembayarannya tentunya akan berkaitan dengan nilai uang itu sendiri. Padahal nilai uang setiap negara berbeda-beda. Apabila nilai mata uang negara pengekspor lebih tinggi daripada nilai mata uang negara pengimpor, maka dapat menambah pengeluaran bagi negara pengimpor. Dengan demikian, agar kedua negara diuntungkan dan lebih mudah proses perdagangannya perlu adanya penetapan mata uang sebagai standar internasional.

 

o   Kualitas Sumber Daya yang Rendah

            Rendahnya kualitas tenaga kerja dapat menghambat perdagangan internasional. Karena jika sumber daya manusia rendah, maka kualitas dari hasil produksi akan rendah pula. Suatu negara yang memiliki kualitas barang rendah, akan sulit bersaing dengan barang-barang yang dihasilkan oleh negara lain yang kualitasnya lebih baik.

 

o   Pembayaran antar negara sulit dan resikonya besar

            Pada saat melakukan kegiatan perdagangan internasional, negara pengimpor akan mengalami kesulitan dalam hal pembayaran. Apabila
membayarnya dilakukan secara langsung akan mengalami kesulitan. Selain itu, juga mempunyai risiko yang besar. Oleh karena itu negara pengekspor tidak mau menerima pembayaran dengan tunai, akan tetapi melalui kliring internasional atau telegraphic transfer atau
menggunakan L/C.

 

o   Adanya Kebijaksanaan Impor dari Suatu Negara

            Setiap negara tentunya akan selalu melindungi barang-barang hasil produksinya sendiri. Mereka tidak ingin barang-barang produksinya tersaingi oleh barang-barang dari luar negeri. Oleh karena itu, setiap negara akan memberlakukan kebijakan untuk melindungi barang-barang dalam negeri. Salah satunya dengan menetapkan tarif impor. Apabila tarif impor tinggi maka barang impor tersebut akan menjadi lebih mahal daripada barang-barang dalam negeri sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi kurang tertarik untuk membeli barang impor. Hal itu akan menjadi penghambat bagi negara lain untuk melakukan perdagangan.

 

o   Terjadinya Perang

            Terjadinya perang dapat menyebabkan hubungan antarnegara terputus. Selain itu, kondisi perekonomian negara tersebut juga akan mengalami kelesuan. Sehingga hal ini dapat menyebabkan perdagangan antarnegara akan terhambat.

 

o   Adanya Organisasi-Organisasi Ekonomi Regional

            Biasanya dalam satu wilayah regional terdapat organisasiorganisasi ekonomi. Tujuan organisasi-organisasi tersebut untuk memajukan perekonomian negara-negara anggotanya. Kebijakan serta peraturan yang dikeluarkannya pun hanya untuk kepentingan negaranegara anggota. Sebuah organisasi ekonomi regional akan mengeluarkan peraturan ekspor dan impor yang khusus untuk negara anggotanya. Akibatnya apabila ada negara di luar anggota organisasi tersebut melakukan perdagangan dengan negara anggota akan mengalami kesulitan.

 

o   Resiko Operasional

            Risiko Operasional Hal ini disebabkan oleh aset dan modal keuangan yang membantu dalam hari-hari operasi bisnis. Rincian dari mesin pasokan dan permintaan sumber daya dan produk kekurangan barang dan jasa kurangnya logistik yang sempurna dan persediaan akan mengakibatkan inefisiensi produksi. Dengan mengontrol biaya limbah yang tidak perlu akan

 Sumber:http://visidanmisiiso.wordpress.com/2012/08/26/resiko-bisnis-internasional/.

               http://wiwirahmawati92.blogspot.com/2013/11/tugas-7.html

 

TUGAS 6

Published November 23, 2013 by sutinah1

“ ES TELER 77 “

 

 GambarGambar

  1. A.      LATAR  BELAKANG

Sebenarnya, es teler sudah ada sebelum mertua Sukyatno Nugroho ini memenangkan lomba. Justru karena es teler adalah minuman yang populer di kalangan masyarakat pada tahun 1980-an, maka ajang lomba meracik minuman murah-meriah itu digelar. Namun, yang jeli memanfaatkan momentum adalah Sukyatno Nugroho.

Pada tahun 1981, seorang Ibu bernama Murniati Widjaja memenangkan lomba membuat Es Teler di Jakarta. Bermula dari lomba inilah, timbul sebuah gagasan untuk membuka warung tenda sederhana di pelataran teras sebuah pertokoan (Duta Merlin, sekarang Carrefour Harmony) di kawasan Jakarta Pusat.

Warung sederhana dengan nama Es Teler 77 ini merupakan usaha keluarga yang ditangani langsung oleh Ibu Murniati sendiri bersama suaminya Trisno Budijanto, anak dan mantunya, Yenny Setia Widjaja dan Sukyatno Nugroho.

Pada tahun 1987, Sukyatno Nugroho mewaralabakan Es Teler 77 yang dengan ini merupakan usaha makanan cepat saji asli Indonesia pertama yang menerapkan sistem waralaba.

Mengikuti perkembangan tren gaya hidup, pada tahun 1994, seluruh gerai Es Teler 77 dipindahkan dari kios ke mal dan plasa. Kehadiran Es Teler 77 di arena pusat perbelanjaan modern ini memperluas wawasan kuliner Indonesia, di mana Es Teler 77 memperkenalkan konsep makanan cepat saji (fastfood) yang menyajikan makanan dan minuman jajanan populer Indonesia.

Setelah hampir tiga dasawarsa, Es Teler 77 terus berkembang dengan menyajikan produk makanan dan minuman dengan resep orisinil yang bermutu dan berkualitas kepada pelanggan di pelosok Indonesia dan juga mancanegara.

Dengan 180 gerai yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, Es Teler 77 bukan hanya meningkatkan citra makanan Indonesia di negeri sendiri tetapi juga memperkenalkan makanan Indonesia ke mancanegara. Saat ini Es Teler 77 dapat dikunjungi di Singapura, Malaysia dan Melbourne (Australia).

Es Teler 77 memberikan kesempatan kepada anda yang ingin berwiraswasta melalui sistem kerjasama yang menarik dan fair. Sistem waralaba kami sudah berjalanan lebih dari 20 tahun, sehingga hampir semua gerai kami dibuka dengan sistem waralaba. Didukung dengan manajemen yang kuat sehingga di tahun 2009 mendapatkan penghargaan dari Majalah Info Franchise Indonesia dan Asosiasi Franchise Indonesia sebagai Top Franchise ASEAN 2009 dan The Best in Franchise Support, Indonesia Franchisor of the Year 2009.

  1. B.      TUJUAN

VISI      :

“menjadikan mitra kerja produksi dan distribusi yang berkualitas kuat,handal dan terpercaya dalam melayani semua kegiatan usaha cabang Es Teler 77 di Indonesia maupun mancanegara “

MISI     :

  • menyediakan produk dan barang yang berkualitas.
  • Menyediakan produk dan barang yang mencukupi.
  • Menyediakan produk dan barang yang tepat waktu.
  • Menyediakan produk dan barang dengan harga yang bersaing.
  • Memberikan layanan distribusi yang memuaskan.
  • Mendukung pengembangan es teler 77.

 

  1. C.       PEMBAHASAN
  1. KEGIATAN

Bersamaan dengan perkembangan bisnisnya, pada tahun 2007 Sukyatno kembali ke hadapan Yang Maha Esa. Kesederhanaan dan kerjakerasnya dalam mengembangkan usaha, kini dilanjutkan oleh salah satu anaknya yaitu Andrew Nugroho selaku direktur PT. Top Food Indonesia. Berkat komitmen para pengelola bisnis ini, sekalipun menghadapi persaingan dagang yang cukup ketat dengan bisnis franchise makanan asing maupun franchise lokal yang saat ini banyak bermunculan. Es teller 77 terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para konsumennya. Ini dibuktikan dengan adanya inovasi baru dari es teler 77 yang mengenalkan menu makanan terbarunya antara lain gado – gado, rujak buah, mie kangkung, dan nasi goreng buntut. Andrew sengaja mempertahankan menu tradisional yang tidak asing bagi lidah orang Indonesia, agar masyarakat yang masuk pertokoan masih bisa menemukan menu tradisional yang mereka gemari.

Disamping itu untuk meningkatkan loyalitas konsumen terhadap es teler 77, Andrew juga memberikan fasilitas kartu member bagi para pelanggannya. Dengan kartu klub juara yang diluncurkannya, pelanggan berhak memperoleh diskon makanan dan minuman yang ada di seluruh gerai es teler 77.

  1. PROSES

Perjalanan usaha :

ü  1966: merantau ke Jakarta

ü  1966 – 1978: berdagang barang impor kelontongan, biro jasa, pemborong bangunan

ü  1979: pendiri salon anak-anak pertama di Indonesia – Eiffel Kinder Salon1982: bersama keluarga mendirikan warung Es Teler 77

ü  1987: Es Teler 77 diwaralabakan di Indonesia

ü  1998: Es Teler 77 buka cabang internasional pertama di Singapura

ü  2000: Es Teler 77 buka cabang di Melbourne, Australia

ü  2010: Jaringan Es Teler 77 mencapai 180 gerai di Indonesia, 3 gerai di Singapura, 2 di Melbourne, Australia, 1 di Johor, Malaysia.

 

Resep Es Teler 77 Spesial

Bahan membuat es teler

  • Buah alpokat segar
  • kelapa muda
  • Buah nangka segar
  • kolang-kaling ( cuci bersih, rebus sebentar )
  • roti tawar
  • tape singkong
  • santan kental
  • susu kental manis
  • sirup cocopandan
  • daun pandan
  • garam
  • gula pasir
  • air
  • es batu ( serut )

Cara membuat es teler 77 spesial

  1. Potong potong semua bahan buah kotak atau memanjang sesuai selera. sisihkan
  2. Rebus santan, daun pandan, gula pasir dan garam sambil diaduk agar santan tidak pecah. dinginkan.
  3. Siapkan gelas saji, gunakan gelas yang lebar dan berkapasitas besar.
  4. Masukan potongan buah nangka, kelapa muda, dan alpukat. lalu tambahkan kolang kaling.
  5. Campurkan santan masak dengan buah ke dalam gelas saji.
  6. Tambahkan es batu yang telah diserut kemudian siram dengan sirup cocopandan agar lebih mantap beri susu kental manis ditasnya.
  7. Es teler 77 siap di nikmati

Mudah bukan? Anda dapat mempelajari cara pembuatan es teler yang telah di jelaskan, dengan demikian anda dapat menikmati es teler 77 spesial yang segar dan tentunya sangat kaya akan vitamin sebab aneka buah buahan segar menjadi bahan utamanya.

  1. KEUANGAN

Dengan modal resep tersebut dan uang Rp1.000.000,00 pada tahun 1982 ia membuka warung es teler pertama di halaman pusat pertokoan Duta Merlin, Jakarta. Karena resep tersebut merupakan resep juara, rasanya pasti enak. Pelanggannya pun makin lama makin banyak. Beberapa kali warung tendanya digusur, tetapi penggusuran ini membuahkan hasil. Ia berprinsip jika digusur satu harus ada lima lagi yang berdiri.

Keuntungan meningkat pesat dan uang mengalir deras ke kantongnya. Tibalah ia pada ide waralaba. Sukyatno melihat pengembangan usaha dengan cara bermitra dagang memang memberi peluang yang lebih besar. Usaha waralaba membutuhkan investasi ringan, teknologi sederhana, bahan baku mudah diperoleh, dan jaminan keuntungan yang menggiurkan. Ia pun menganggap cabang itu tetap miliknya walaupun sudah dibeli orang lain sehingga ia tidak ingin ada cabang yang tidak sukses.

Usahanya tidak menggunakan kredit dari bank sehingga tidak terbebani pengembalian utang dengan bunga tinggi. Selain itu, bahan baku yang digunakan adalah hasil alam Indonesia asli sehingga biaya produksi tidak terpengaruh gejolak kurs rupiah. Harga jualnya juga murah dan masih terjangkau semua lapisan masyarakat. Bahkan Sukyatno membuka lagi bisnis waralaba baru, yaitu Bakmi Tek Tek dan Ikan Bakar Pasti Enak. Kini bakminya telah mempunyai cabang sebanyak 34 dan ikan bakar ada 7 cabang.

  1. HASIL

Meskipun menghadapi kompetisi yang ketat terutama dengan merek-merek fast-food asing ES TELER 77 terus berkembang karena ES TELER 77 memiliki tekad dan komitment untuk terus memberikan yang terbaik kepada pelanggannya.
Atas keberhasilannya ES TELER 77 telah mendapatkan berbagai penghargaan, antara lain:

• 10 Nopember 2000 Enterprise 50 Award dari Andersen Consulting (sekarang Accenture) dan SWA majalah bisnis.
• 9 Februari 1999 Sukyatno Nugroho tercatat sebagai orang yang memecahkan Rekor Indonesia terbanyak di Indonesia oleh Museum Rekor Indonesia.
• 21 Desember 1998 Sukyatno Nugroho mendapatkan gelar Doktor (honoris causa) dari American World University, Iowa, USA, dengan thesis berjudul “Look Globally but Think and Act Locally”.
• 13 Oktober 1998 Penghargaan Parama Boga Nugraha dari Menteri Pangan dan Hortikultur Indonesia.
• 12 Februari 1998 “Recession Marketing of the Month Markplus Strategic Forum” dari MarkPlus.
• 26 Agustus 1995 Asean Best Executive 95-96 kepada Sukyatno Nugroho dan Yenny Setia Widjaja.
• 12 Juli 1995 Satya Lencana Pembangunan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, Soeharto.
  1. D.       KESIMPULAN

Es Teler 77 merupakan usaha makanan cepat saji asli Indonesia pertama yang menerapkan sistem waralaba yang pada awal mula nya hanya berupa warung sederhana. Atas kegigihan dan kerja keras keluarga sukyatno nugroho akhirnya es teller 77 mempunyai lebih dari 100 gerai hingga bisa memperkenalkan makanan – makanan Indonesia ke mancanegara.

 

  1. E.  REFERENSI
  1. NAMA & NPM

MARIA ANGGI ALITA                                  25213278

SITI JAMILAH                                                  28213554

SUTINAH                                                        28213716

  1. 2.         Jelaskan dampak positif dan negatif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia!

Jawab :

Dampak positifnya yang pertama, membantu mengurangi jumlah pengangguran. Kedua, pemasukan devisa bertambah seiring ekspansi waralaba lokal yang sekarang sudah merambah ke luar negeri. Ketiga, ketahanan ekonomi juga terbantu. Sebab, mau krisis atau tidak, waralaba tetap bisa eksis. Terbukti sejak tahun 1990-an, meski dihantam krisis, waralaba tetap jalan, bahkan berkembang pesat setelah itu.

Sementara dampak negatifnya, kalau dijalankan dengan benar tidak akan ada. Untuk itu, semua pihak perlu bekerja sama mengawasi jalannya peraturan yang ada, baik itu pemerintah, pihak asosiasi, maupun para franchisor dan franchisee.

Saat ini, waralaba sudah menjadi trademark bagi bisnis yang ingin dapat uang secara cepat dan mudah. Alhasil, banyak orang berlomba-lomba terjun ke bidang ini. Yang dikhawatirkan adalah ikutnya orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam arena waralaba. Beberapa MLM ada yang telah mengubah namanya menjadi personal franchise.

Jadi, yang membuat dampak negatif itu jika sistem waralabanya belum baku. Antisipasinya adalah penerapan aturan yang tegas dan kode etik yang seharusnya dikendalikan oleh pemerintah serta asosiasi.

Sumber : http://herutyoredjosemito.blog.com/2011/11/20/tulisan2/

3. Sebutkan keuntungan franchise!

Jawab :

Melalui system franchise ini Es Teller 77 berhasil mengembangkan usahanya tidak saja dikota Jakarta tetapi sudah tersebar sampai kepelosok tanah air.

Keuntungan lain dari system franchise adalah usaha yang dijalankan akan cepat berkembang. Karena dengan semakin banyak perusahaan yang menggunakan franchise berarti usaha yang dijalankan akan cepat dikenal masyarakat.

Dan masyarakat juga akan dengan mudah memperoleh produk yang diinginkan, karena disetiap tempat terdapat produk dengan standar kualitas dan penyajian yang sama.

 

 

Biaya Promosi Murah.

Keuntungan lain yang cukup menonjol dari system franchase adalah biaya promosi yang relatif sangat murah. Bayangkan sekali beriklan sudah dapat mengiklan seluruh franchase atau cabang-cabang yang terdapat diseluruh Indonesia.

Masing-masing franchise tidak perlu memikirkan periklanannya. Semua iklan telah dirancang oleh perusahaan induk yang semuanya standar. Bila biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan induk dibagi dengan jumlah cabang yang ada tentu biaya periklanan yang dikeluarkan akan relatif sangat murah.

Sumber : http://henkynjotowidjaja.com/2008/03/26/19/

TUGAS 5

Published November 16, 2013 by sutinah1

1. Pengertian Produksi

Produksi adalah pengubahan bahan-bahan dari sumber-sumber menjadi hasil yang diinginkan oleh konsumen. Hasil itu dapat berupa  barang ataupun jasa.

Secara umum produksi diartikan sebagai suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran (output).

Pengertian produksi dalam ekonomi mengacu pada kegiatan yang berhubungan usaha menciptakan dan penambahan kegunaan atau utilitas suatu barang dan jasa. Penambahan atau penciptaan kegunaan atau utilitas karena bentuk dan tempat ini membutuhkan faktor-faktor produksi

2. Sistem Produksi dan Operasi

Yang dimaksud dengan sistem adalah merupakan suatu rangkaian unsur-unsur yang saling terkait dan dan tergantung serta saling pengaruh-mempengaruhi satu dengan yang lainnya, yang keseluruhannya merupakan suatu kesatuan bagi pelaksanaan kegiatan bagi pencapaian suatu tujuan tertentu.

Produksi adalah proses pembuatan barang dan jasa.  Produksi yang tinggi dapat mencerminkan bahwa lebih banyak orang yang bekerja dan tingkat ketenagakerjaan tinggi (tingkat pengangguran rendah), tetapi belum tentu mencerminkan tingginya produktivitas.  Hanya dengan peningkatan produktivitas, maka standar hidup dapat diperbaiki.  Lebih jauh lagi, hanya dengan peningkatan produktivitas inilah, tenaga kerja, pemodal, dan manajemen dapat menerima penghasilan yang lebih besar.  Jika tenaga kerja, modal dan manajemen meningkat tanpa disertai dengan meningkatnya produktifitas, maka harga akan menjadi mahal. Di lain pihak, harga dipaksa turun saat produktifitas meniingkat, karena lebih banyak produk dibuat, dengan sumber daya yang sama.

Dalam kajian lebih lanjut, sistem operasi dapat digambarkan sebagai berikut:

Gambar diatas  menunjukkan sistem operasi meliputi perubahan fisik, proses pemindahan, proses penyimpanan,proses meminjamkan, dan inspeksi.  Sistem ekonomi menanam nilai dengan mengubah input menjadi output.  Berdasar input yang ada, yaitu sumber daya manusia, manajer, mesin-mesin, alat-alat bahan baku, bahan pembantu, energi, bangunan, tanah, dan informasi proses operasi menghasilkan output berupa barang dan jasa.

Setiap kegiatan ekonomi menghasiklan barang atau jasa.  Beberapa kriteria produk berupa jasa dapat dilihat sebagai berikut :

  • Jasa biasanya tidak nyata, sedangkan barang bersifat nyata
  • Jasa biasanya diproduksi dan dikonsumsi secara langsung, tidak ada persediaan,
  • Jasa bersifat khas, bagi individu satu dengan yang lain akan berbeda, meskipun jenis jasanya sama, missal jasa potong rambut,
  • Jasa memiliki interaksi yang tinggi dengan pelanggan.  Jasa sulit distandardisasi, dibuat otomatis dan dibuat seefisien yang kita inginkan, karena interaksi pelanggan membutuhkan kekhususan, sehingga pelanggan bersedia membayar sejumlah harga tertentu.  Oleh karena itu, manajer operasi harus memastikan bahwa produk telah didesain sedemikian rupa, sehingga memberikan kekhasan tertentu sesuai dengan keinginan pelannggan.
  • Jasa memiliki definisi produk yang tidak konsisten.
  • Jasa sering berdasarkan pada pengetahuan, seperti jasa pendidikan, kesehatan, dan hokum, karena sulit dibuat otomatisasi
  • Jasa sering kali tersebar.  Penyebaran ini terjadi karena jasa biasanya diberikan kepada klien atau pelanggan melalui kantor setempat, took pengecer, atau bahkan panggilan ke rumah.

Sistem operasi bekerja berdasar partisipasi peianggan, yaitu pelanggan tidak hanya sekedar memakai atau membutuhkan output, tetapi juga ikut aktif berperan dalam menghasilkan barang dan jasa. Partisipasi pelanggan memberikan keuntungan sebagai berikut: a) menghemat tenaga kerja, b) membagi resiko kesalahan dengan pelanggan, c) pelanggan merasa lebih dihargai, ikut berperan serta dan lebih dipercaya.

Umpan balik adalah informasi mengenai keadaan proses dan hasil operasi, misalnya setelah sebuah model motor dihasilkan, diketahui kelemahan sistem pengapiannya. Umpan balik ini digunakan sebagai dasar untuk rnemperbaiki proses dan hasilnya. Sedangkan umpan ke depan sudah dapat diketahui atau diperkirakan pengaruh saat hal yang sekarang belum terjadi, dengan kata lain informasi diperoleh sebelum terjadi kesalahan atau kekurangan.  Sebuah rangkaian umpan balik yang efektif dapat mengevaluasi kinerja proses apakah sesuai dengan rencana atau standar.  Rangkaian umpan balik ini juga mengevaluasi kepuasan pelanggan dan mengirimkan tanda bagi mereka yang mengendalikan input dan proses.

Dalam proses operasi juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan, yaitu keadaan diluar perusahaan yang ikut menentukan kelancaran proses dan kualitas output. Misalnya keadaan masyarakat, politik, ekonomi, dan sebagainya.

Sumber:

Lazada.co.id

DR. Basus Swastha DH, Ibnu Sukotjo.Pengantar Bisnis Modern.Yogyakarta:Liberty,2007.

 http://agusnuramin.wordpress.com/2010/11/13/pengantar-bisnis-part-6-produksi/

http://www.pendidikanekonomi.com/2013/01/sistem-manajemen-operasi.html#sthash.WjtTAGjq.dpuf

TUGAS 4

Published November 8, 2013 by sutinah1

1. Apa yang dimaksud pemasaran?

Pemasaran (bahasa Inggris: marketing) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.

Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.

Pengertian lain dari pemasaran adalah sistem keseluruan dari kegiatan usaha yang ditunjukan untuk merencanakan,menentukan harga,mempromosikan,dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

2. Mengapa pemasaran sering disebut juga sebagai permintaan?

Karena umumnya orang beranggapan bahwa manajemen pemasaran berkaitan dengan upaya pencarian pelanggan dalam jumlah besar untuk menjual produk yang telah dihasilkan perusahaan. Tetapi pandangan ini terlalu sempit karena biasanya suatu organisasi perusahaan akan menghadapi kondisi permintaan produk yang tingkatnya berbeda-beda. Pada suatu saat mungkin tidak ada permintaan terhadap produknya, mungkin permintaannya cukup,permintaannya tidak teratur, atau terlalu banyak permintaan, sehingga manajemen pemasaran harus mencarai jalan untuk mengatasi keadaan permintaan yang berubah-ubah ini. Jadi, manajemen pemasaran tidak hanya berkaitan dengan upaya mencari dan meningkatkan permintaan, tetapi juga mengelola permintaan pada saat tertentu. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa manajemen permintaan adalah suatu analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program- program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang bermanfaat dengan pembeli untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.

Manajemen pemasaran berupaya mempengaruhi tingkat, saat, dan karakter permintaan dengan cara yang akan membantu pencapaian tujuan organisasi. Oleh karena itu manajemen pemasaran sering disebut juga sebagai manajemen permintaan.

3. Apa perbedaan antara kebutuhan dan keinginan berdasarkan konsep inti pemasaran?

Kebutuhan manusia adalah keadaan dimana manusia merasa tidak memiliki kepuasan dasar. Kebutuhan tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada dan terukir dalam hayati kondisi manusia.

Kebutuhan disebut juga segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mencapai kemakmuran. Dalam menjalani kehidupan, manusia membutuhkan berbagai jenis dan macam barang-barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia sejak lahir hingga meninggal dunia tidak terlepas dari kebutuhan akan segala sesuatunya. Untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan diperlukan pengorbanan untuk mendapatkannya.

Contohnya:

  1. Makan adalah kebutuhan yang tidak terelakan. Bukan cuma manusia, setiap makhluk hidup butuh yang namanya makan. Makan akan memberikan tenaga dan kesehatan bagi manusia, maka makan makanan yang bergizi adalah kebutuhan kita semua.
  2. Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca. Pakaian juga berfungsi untuk menjaga aurat yang musti kita jaga. Bagi sebagian orang mungkin memang dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal ? Saya rasa pakaian bermerk dan mahal bukan kebutuhan, tapi keinginan saja.

Sedangkan keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut. Keinginan manusia dibentuk oleh kekuatan dan institusi sosial.

Keinginan disebut juga sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.

Contohnya:

  1. Keinginan untuk menambah berbagai macam aksesories mobil, bukan untuk menambah kenyamanan atau kemanan berkendara, tapi hanya sekedar mempercantik penampilannya saja. Saya rasa itu bukan kebutuhan, itu cuma keinginan saja. Dan keinginan ini bisa ditunda kalau semua kebutuhan yang lain sudah terpenuhi dengan baik.
  2. Keinginan untuk membeli tas baru, padahal sebelumnya sudah mempunyai tas.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Sumber: DR. Basus Swastha, Ibnu Sukotja.Pengantar Bisnis Modern.Yogyakarta: Penerbit Liberty,2007. Pengantar Ekonomi Pertanian.Blogger Templates by Web Design Company.
    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasLangsung . Buku pengantar bisnis hal. 124 M. Fuad dkk.

TUGAS 3

Published November 1, 2013 by sutinah1

1. Apa yang dimaksud dengan perusahaan?

Dibawah ini adalah pengertian perusahaan dari berbagai sumber:

  Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhandengan cara menguntungkan. (Basu Swasta,Ibnu Sukotjo. Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta : Penerbit Liberty, 2007. )

Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi (Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

Pengertian atau definisi Perusahaan ialah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena ‘ kebutuhan ‘ manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah ‘ proses ‘ di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah ‘ tempat melakukan proses ‘ sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.

Untuk menghasilkan barang siap konsumsi, perusahaan memerlukan bahan – bahan dan faktor pendukung lainnya, seperti bahan baku, bahan pembantu, peralatan dan tenaga kerja. Untuk memperoleh bahan baku dan bahan pembantu serta tenaga kerja dikeluarkan sejumlah biaya yang disebut biaya produksi.

Hasil dari kegiatan produksi adalah barang atau jasa, barang atau jasa inilah yang akan dijual untuk memperoleh kembali biaya yang dikeluarkan. Jika hasil penjualan barang atau jasa lebih besar dari biaya yang dikeluarkan maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dan sebalik jika hasil jumlah hasil penjualan barang atau jasa lebih kecil dari jumlah biaya yang dikeluarkan maka perusaahaan tersebut akan mengalami kerugian. Dengan demikian dalam menghasilkan barang perusahaan menggabungkan beberapa faktor produksi untuk mencapi tujuan yaitu keuntungan. ( Syadiashare.com)

 

2. Perbedaaan perusahaan dengan lembaga sosial

  •     Perusahaan dalam pendiriannya mereka berorientasi pada profit.
  •     Didirikan untuk menghasilkan laba,
  •     Memberikan kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran,
  •     Meningkatkan pendapatan pemerintah melalui pajak.

 

  •     Sedangkan lembaga sosial berorientasi non profit,
  •     Tidak bertujuan untuk mendapatkan laba,
  •     Tidak efektif dalam mengurangi pengangguran,
  •     karena kebanyakan lembaga sosial itu bersifat sukarela dan tidak digaji jadi  jarang ada orang yang berminat.
  •     Tidak meningkatkan pendapatan pemerintah, karena tidak membayar pajak.
  •    Tidak meningkatkan pendapatan pemerintah, karena tidak membayar pajak.

 

 3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan perusahaan sebagai suatu sistem?

     Perusahaan adalah suatu sistem, sistem adalah kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu sistem karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tujuan tertentu, antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun tanggung jawab sosial. Perusahaan merupakan sistem karena dalam mencapai tujuannya, perusahaan tersebut melibatkan unsur-unsur yang ada di perusahaan itu sendiri,maupun unsur-unsur diluar dunia usahanya.

 

                                                                                                                                                                                       sumber:

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

    Pengantar Bisnis M.Fuad dkk

Basu Swastha, Ibnu Sukotjo. Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta : Penerbit Liberty, 2007.