Arsip

All posts for the month Januari, 2016

Tips Membuat Orang Berkata Jujur kepada Kita

Published Januari 8, 2016 by sutinah1
  1. Amati Gerak-Geriknya

Perhatikan gaya bicara, ekspresi, serta bahasa tubuhnya saat dia sedang bicara atau menjelaskan sesuatu. Kamu bisa melihat bahasa tubuhnya yang mencoba meyakinkan kita atau hanya bicara begitu saja dengan nyaman di hadapan kita. Apakah ekspresinya terlihat mengambang dan kurang meyakinkan, ataukah dia nampak lebih menyatu dengan suasana. Kadang orang yang mencoba tenang malah menyimpan misteri tersembunyi. Kamu bisa melihat orang yang memang pembawaannya tenang dan orang yang mencoba menekan kecemasannya dalam ketenangannya.

 

  1. Lemparkan Pertanyaan Pancingan

Bila kamu mulai merasa curiga dengan apa yang kamu dengarkan, coba buat pertanyaan pancingan. Misalnya saat temanmu mengatakan bahwa dia baik-baik saja ketika dia terlihat sedang sangat tidak baik, coba tanyakan tentang kabar keluarga atau hubungan cintanya. Pertanyaan seperti ini akan ‘menyinggung dengan halus’ sehingga pintu pengakuannya akan terbuka. Lama-lama dia akan menceritakan kronologis apa yang ia alami dalam hidupnya.

 

  1. Mengulangi Pertanyaan yang sudah sudah di lemparkan

Ada beberapa pernyataan berulang yang sering dilakukan untuk meyakinkan kita pada sudut pandangnya. Kamu tak harus mengiyakannya, cukup terima dan dengarkan kata hatimu. Tak harus pula mengkonfrontasikan apa yang benar menurutmu. Yang penting jangan mudah terbawa suasana meski kamu berempati akan keadaannya.

 

  1. Bersikaplah sebagai sahabat,jangan mrngguruhi atau menghakimi

Terkadang, kita yang harus sedikit tric dengan keadaan. Cobalah untuk menjadi sosok yang tetap bisa menerima keadaannya dan katakan bahwa apa yang dia katakan tak akan mempengaruhi apapun. Lebih bagus lagi kalau kamu bisa melakukannya dengan tulus karena bisa membuatmu lebih logis dan tidak memihak.

Yang perlu digarisbawahi lagi adalah kita jangan sampai terburu-buru menyimpulkan. Mendeteksi kebohongan itu seringkali susah dan butuh kejelian khusus. Kalau kamu ingin membuatnya selalu berkata jujur di depanmu, kamu juga perlu memperlihatkan sikap terbuka dan jujur padanya.

 

 

 

 

Iklan

Bulan Bersinar Aku Ingin Bersamamu

Published Januari 8, 2016 by sutinah1

Masyarakat kampung Bojong digegerkan dengan fenomena maraknya perempuan hamil di luar nikah. Warga yang semula tenang dengan kedamain ala pedesaan mendadak resah akibat perbuatan bejad sepasang kekasih yang melakukan seks bebas di kampung Bojong. Di salah satu rumah di ujung desa, sedang duduk seorang kakek bernama Karpin. Karpin salah seorang sesepuh desa menemui salah seorang remaja yang lewat di depan rumahnya.

“Hai kamu sini!…”

“Saya?” Gandhi turut menujuk diri memastikan bahwa dirinya yang dipanggil.

“Ada apa mbah memanggil saya?

“Warga kampung sini sedang geger perempuan hamil di luar nikah itu anaknya siapa? Kamu tahu tidak? Kenapa bisa terjadi kecolongan semacam itu? Dimanah warga pos kamling yang katanya jaga tiap malam? Dimanah anggota karang taruna Guyub Rukun?”

Sederet pertanyaan dari Karpin yang penasaran mengenai berita memalukan ini pada Gandhi. Rasa penasaran Karpin menjadi-jadi. Hampir setiap remaja yang lewat di depan rumahnya ditanya tentang berita buruk itu. Konon kabarnya desa sebelah sudah mengetahui berita yang memalukan dari desa Bojong. Lantas Karpin hendak menemui salah seorang pejabat desa.

“Kalau tidak salah perempuan itu namanya Rani Mbah. Anaknya pak Sukram, warga kampung Bojong yang rumahnya tidak jauh dari balai desa. Kalau kakek ingin tahu, nanti saya antar ke rumahnya”

Dengan rasa penasaran, Karpin ditemani oleh Gandhi menuju rumah Pak Sukram. Di sepanjang jalan tak hentinya Karpin bertanya mengenai berita yang membuat masyarakat geger. Hampir semua pertnyaan Karpin dijawab dengan jelas dan gamlang oleh Gandhi. Gandhi adalah salah satu remaja desa yang menjadi anggota karang taruna “Guyub Rukun”. Karang taruna di desa Bojong adalah karang taruna terbaik di Kecamatan Paguyangan. Jadi setiap permasalahan yang terjadi di kalangan remaja Gandhi pasti tahu, karena hampir semua remaja-remaja di Desa Bojong Gandhi tahu, dan tahu permasalahan yang terjadi, salah satunya adalah kehamilan Rani yang diluar nikah.

Setelah sampai di rumah Rani anak Pak Sukram itu, ternyata rumah dalam keadaaan kosong. Tak terlihat satu orang pun di dalam. Tak nanpak ada kehidupan di dalamnya. Hanya terlihat beberapa perabotan rumah yang masih tersisa. Setelah nunggu 30 menit belum ada tanda-tanda orang di dalam rumah, Gandhi memutuskan untuk meninggalkan Karpin. Akan tetapi Karpin tidak membolehkan meninggalkan dirinya.

“Hai, sepertinya ada yang sedang mengintai kita, coba kamu lihat di balik pohon kelapa yang di sebelah kanan rumah Rani, coba lihat ke bawah! Itu sepertinya kaki seseorang yang sedang mengintip kita di sini”. Kata Karpin meyakinkan Gandhi sebelum pergi. Ternyata sedari tadi di depan rumah Rani, mereka diintip oleh seseorang di balik pohon kelapa. Gandhi bergesas mendekat ke pohon kelapa itu, setelah tahu ada yang mendekat pengintip itu langsung lari.

Perempuan pengintip di balik kelapa itu lari tergopoh-gopoh membawa buntelan kain di tangganya. Nampaknya buntelan itu seperti tas yang berisi pakaian-pakaian terlihat dari cara membawanya yang dikemepit di ketiak. Tak peduli entah apa yang yang terjadi di hadapannya perempuan itu tetap lari. Gandhi yang berusaha mengejar hampir terjatuh tersandung batu krikil yang berada tepat di tengah-tengah jalan. Dengan sigap Gandhi mengendalikan tubuhnya supaya tidak jatuh. Dengan penuh harapan Gandhi bisa menangkapnya.

Di tikungan menuju desa yang akan menuju esa sebelah akhirnya Gandhi dapat mengejar perempuan itu, dan ternya perempuan itu adalah Rani, anak Pak Sukram yang hamil di luar nikah itu, yang telah membuat masyarakat geger. Yang membuat masyarakat resah.

“Kenapa kamu mengintip dari balik pohon kelapa? Kami di rumahmu tidak bermaksud jahat pada keluargamu. Kami tidak seperti orang-orang pada umumnya yang telah melempari rumahmu dengan batu. Kami datang untuk menanyakan baik-baik.”

“Kamu sama sajah dengan mereka, yang tak mau mendengar alasan yang sesungguhnya. Kalian jahat. Aku benci masyarakat ini. Aku benci… aku benci… aku benci kalian semua, masyarakat Bojong terkutuk semuanya.” Dengan nada marah penuh dendam di raut wajahnya. Gandhi hanya bisa diam mendengar perkataan-perkataan yang diucapkan Rani.

“Kemarin malam, tepatnya pukul 08.00 tepat rumah kami dilempari batu oleh orang-orang tak berperi kemanusiaan itu. Mereka dengan kejamnya menyeret-nyeret ayahku. Seperti ajing yang tak beryawa, bahkan seperti bangkai yang busuk. Mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mereka hanya binatang-binatang yang hanya menggunakan nafsunya tanpa berpikir dahulu sebelum mengadili keluarga kami. Mereka orang-orang terkutuk. Aku janji pada diriku sendiri, kelak aku akan balas dendam pada mereka. Akan aku bunuh satu per satu diantara mereka.”

Rani tak sanggup membendung kemarahannya, Gandhi menjadi pelampiasan kemarahan Rani akibat perlakuan masyarakat yang main hakim sendiri. Rani perempuan belasan tahun menjadi korban pemerkosaan oleh salah seorang anak orang kaya di desa Bojong. Akan tetapi untuk menutup-nutupi kesalahan itu, dibuatlah berita bohong tetang kehamilan diluar nikah yang dilakukan oleh Rani dan kekasihnya yang kini sedang kesakitan di rumahnya akibat pengeroyokan oleh orang-orang bayaran Sofan, anak orang paling kaya di desa Bojong yang telah menghamili Rani.

“Sebenarnya apa yang terjadi pada kalian? Kenapa kalian melakukan perbuatan seperti itu?” Tanya Gandhi meyakinkan informasi yang beredar di masyarakat.

“ketika itu kami sedang ngobrol di depan rumah. Tiba-tiba Sofan dengan teman-temanya datang menemui kami. Rencana mereka menemui ayahku, tapi ayahku sedang keluar. Dia datang dengan marah-marah. Karena mereka datang utnuk menagih utang kami pada keluarga mereka. Setelah mendengar ayahku pergi, kemarahan Sofan semakin tambah garang. Hendra yang tidak terima aku dimarahin Sofan langsung menghajar Sofan. Karena mereka banyak, Hendra malah justru yang dihajar oleh mereka. Setelah puas mereka menghajar Hendra, dua diantara mereka menyeretku ke dalam rumah. Mereka menelanjangiku. Mereka, melucuti pakaianku satu persatu hingga tubuhku tanpa sehelai kain pun. Dengan wajah bringas bak hewan, Sofan langsung menerkamku. Memperkosaku tanpa belas kasihan. Sementara itu, Hendra didudukan di kursi yang berada di kamarku, tangan dan mulut diikat. Hendra hanya bisa menangis melihat aku diperkosa mereka.”

Rani menangis menceritakan semua itu, Gandhi pun merasa iba pada gadis itu dan memintanya untuk diantarkan menemui pacarnya. Hendra sedang berada di rumahnya sedang kesakitan akibat dikeroyok teman-teman Sofan.

***

Setelah menemui Karpin yang berada di rumah Sukram, Gandhi dan Rani langsung menuju rumah Hendra. Dengan rasa letih dan isak tangis Rani menceritakan semua pada Gandhi, bahwa dirinya telah diperkosa dan pacarnya telah dikeroyok oleh Sofan dan teman-temanya. Gandhi tak tinggal diam, setelah dari rumah Hendra berencana akan melaporkan ke polisi.

“Suatu saat nanti mereka akan menerima balasan yang setimpal.” Ucap Rani dalam keadaan marah.

“Jangan kau menyimpan dendam terlalu dalam. Kamu akan merasakan sakit. Biaralah hukum yang bertindak. Ini negara hukum, semua ada peraturannya. Juga kelak nanti dia akan menerima balasan yang setimpal kelak di akherat. Yang terpenting adalah kita meyakinkan pada masyarakat bahwa berita yang mengegerkan itu tidak benar. Itu hanya berita kebohongan yang dibuat-buat oleh Sofan dan teman-temannya.” Gandhi dengan sabar menasihati Rani. Penuh kasih sayang pada Rani.

Dulu, ketika Rani sebelum mengenal Hendra, Gandhi adalah teman baik Rani sejak kecil. Setelah Rani tumbuh dewasa dan mengenal cinta, Gandhi berusaha menjaga perasaan Rani dan Hendra karena mereaka adalah sepasang kekasih. Gandhi tidak mau jadi orang ketiganya.

***

“Hendra, bagaimana keadaanmu? Sudah membaikan?” Sapa Gandhi penuh sembari memegang lengannya yang terluka.

“Aku baik-baik saja Gand, tapi yang aku khawatirkan adalah keadaan Rani sekarang. Aku tidak tahu Rani dimana sekarang.” Jawab Hendra dengan isak tangis yang teramat sedih dan sangat merasakan kehilangan.

“Rani baik-baik saja, dia ada di luar.”

“Sungguh?”

“Iya, tadi dia hendak melarikan diri meninggalkan kampung ini. Tapi aku kejar dan dia berhasil mengurungkan niatnya untuk meninggalkan kampung ini.”

Kehidupan yang beragam di tengah masyarakat perlu adanya kesabaran dan kebersamaan supaya bisa menjalin kehidupan yang sejahtera.

Ibuku Semangatku

Published Januari 8, 2016 by sutinah1

Ibu, ku tau engkau lelah

Ku tau engkau letih,

Dan ku tau engkau tak mampu menahan kerasnya menjadi tulang punggung keluarga

Tapi engkau tak sedikitpun mengeluh bu,

Engkau ajarkan kepada anak-anakmu,bahwa hidup itu harus di syukuri

Walaupun tak jarang juga engkau meneteskan air mata

 

Ibu engkaulah wanita yang hebat,

Wanita yang kuat,

Wanita tangguh

Wanita yang penuh lemah lembut ,

Wanita yang tegar

Dan seorang ibu yang luar biasa membesarkan mendidik ke dua anaknya dengan seorang diri

 

Ibu ku berjanji akan sekuat tenaga membahagiakanmu

Walau ku tau ku tak akan bisa membalas jasa-jasamu.

Ibu engkaulah penyemangat hidupku.

 

 

Ayah

Published Januari 8, 2016 by sutinah1

Aku rindu kasih sayangmu, ayah

Merasakan hangatnya pelukanmu

Aku rindu belaianmu, ayah

Memimpikanmu bagai penawar rinduku

Ingin sekali aku memelukmu lagi,

Walau yang terakhir kalinya

Ayah,

Maafkan aku,

Maafkan aku  belum sempat membahagiakanmu

Membuatmu tersenyumpun aku tak mampu

Karena sang Ilahi telah menjemputmu.

Hanya untaian do’a yang bisa ku berikan

Semoga Ayah bahagia di Surga-Nya

 

 

Surat untuk Ayah

Published Januari 7, 2016 by sutinah1

Dear Ayah

Assalamu’alaikum warahmatuallahi wabarakatuh…

Selamat pagi ayah,apa kabar ayah disitu? Aku ingin berbagi cerita kepada Ayah,boleh kan yah?

Ayah, semalam aku bermimpi ayah menemuiku,tetapi kenapa ayah diam saja?

Kenapa ayah tidak berbicara sedikitpun kepadaku,

Ayah,aku ingin sekali seperti dulu, ingat betul ketika kita jalan-jalan silahturahmi ke rumah kakek,ayah mengayuh sepeda dengan semangatnya sambil memboncengkan aku dibelakang, sesekali aku  tertidur pulas karena begitu lamanya ayah mengayuh sepeda, karena khawatir aku jatuh, ayah sesekali mencubit kakiku agar aku terbangun.

Ayah apakah engkau ingat,saat dulu ayah pulang dari ladang,aku langsung lari menghampiri ayah yang sedang menuntun sepeda tuamu, sambil aku merengek minta dibelikan sebuah boneka, tanpa rasa marah sedikitpun ayah langsung menaruh sepedanya dan bergegas menggendong aku ke tempat penjual boneka,

Ayah,apakah engkau ingat, ketika ibu marah kepada ayah, gara-gara ayah tidak makan masakan ibu dan ayah langsung pergi ke rumah nenek, aku selalu mengikuti ayah dibelakang,

Ayah,apakah engkau ingat ketika engkau akan kondangan,aku selalu menunggu di depan pintu agar aku diajak  kondangan bersama ayah,

Ayah,aku rindu saat-saat bersamamu

Ingin rasanya memelukmu untuk mengatakan Aku merindukanmu ayah

 

Cara Membuat Masker kulit wajah Alami

Published Januari 5, 2016 by sutinah1
  1. Masker Alpukat untuk kulit kering

    Alpukat memiliki kandungan lemak yang berkhasiat melembabkan kulit jadi, cocok banget buat kulit yang kering agar lembab, lembut dan kenyal.

    Caranya: Lumatkan 1 buah alpukat, campur dengan 1 sendok makan madu dan aduk rata. Oleskan merata pada wajah, biarkan selama sekitar 10 menit hingga mengering. Bilas dengan air hangat dan spons wajah yang lembut.

 

  1. Masker Jeruk untuk kulit normal / berminyak

    Masker ini cocok digunakan terutama pada saat udara panas. Fungsinya untuk menghaluskan kulit wajah dan membuatnya terasa kencang, namun tidak kering.

    Caranya: Peras air jeruk dari 2 buah jeruk (jenisnya boleh jeruk apa saja, tapi paling disarankan jeruk sunkist). Campur dengan 1 bungkus gelatin, aduk rata. Simpan dalam lemari es sampai adonan cukup padat. Oleskan pada wajah, kecuali area sekitar mata dan bibir. Biarkan selama sekitar 10-15 menit, lalu bilas dengan air sejuk dan keringkan wajah.

 

  1. Masker jeruk nipis untuk kulit kombinasi

    Jenis kulit kombinasi bisa dibilang jenis yang agak ribet, karena bisa timbul jerawat namun juga kering di beberapa area. Masker jeruk nipis ini cocok buat jenis kulit tersebut. Manfaat lain dari jeruk nipis bisa untuk mengatasi penuaan dini.

    Caranya: Peras ½ bagian jeruk nipis, campur dengan putih telur dari 1 butir telur yang sudah dikocok sampai kaku. Setelah diaduk rata, oleskan pada wajah dan biarkan selama 15 menit. Bilas dengan air hangat.

 

  1. Masker Susu untuk mencerahkan kulit

    Sejak jamannya ratu Cleopatra, susu udah terkenal sebagai bahan kosmetika legendaris yang berfungsi menghaluskan, memutihkan dan membuat kulit tampak berkilau sehat. Untuk keperluan masker ini, jenis susu yang dipakai biasanya susu bubuk full cream (yang tidak diberi pemanis). Soalnya, kandungan lemak dalam susu bubuk full cream bisa dimanfaatkan secara maksimal. Jangan pakai susu low-fat karena kurang cocok digunakan sebagai masker.

    Caranya: Campur 2 sendok makan susu bubuk, 1 sendok makan madu dan 2 sendok makan air panas, lalu aduk rata. Tunggu sampai agak hangat agar saat dioleskan tidak membuat kulit iritasi. Setelah dioleskan pada wajah, biarkan selama 15 menit sampai maskernya mengering. Bilas dengan air hangat, diikuti dengan pemakaian cleansing-foam yang biasa kamu pakai. Keringkan wajah dan kenakan pelembab wajah kamu sesudahnya. 

5.  Masker Telur

Ada dua cara membuat masker telur, yaitu dengan menggunakan putih telur dan bagian kuning telurnya.

Masker kuning telur: cocok untuk kulit normal cenderung kering.

Caranya: Kocok 1 butir kuning telur, tambahkan perasan ½ buah jeruk nipis dan parutan kulitjeruk nipisnya. Biarkan dulu maskernya selama semalam supaya kuning telur menyerapminyak dari kulit jeruk nipis. Besoknya, oleskan pada wajah (kecuali area mata danbibir). Biarkan selama 10 menit, lalu bilas dengan air hanga

Masker putih telur: cocok untuk kulit normal cenderung berminyak dan dapat membantu mengencangkan kulit.

Caranya: Sama dengan pembuatan masker kuning telur, hanya saja kali ini kuning telurnya diganti dengan bagian putihnya.
6. Masker Timun untuk kulit wajah berminyak

Ini alternatif bahan untuk masker kulit berminyak. Timun memang bisa mengurangi kadar minyak berlebih dan bisa memberi kesegaran pada kulit kusam yang terbakar sinar matahari.

Caranya:

Parut atau blender 1 buah timun, lalu campur hasilnya dengan 1 sendok makan minyak zaitun dan 4 sendok makan susu segar yang sudah dididihkan. Aduk rata. Tunggu sampai adonan tak lagi panas, lalu oleskan ke seluruh wajah sampai leher. Biarkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air hangat.

Adikku

Published Januari 5, 2016 by sutinah1

Sepuluh tahun yang lalu lahirlah seorang bayi perempuan, tepatnya pada tanggal 22 Maret 2015

Ibu memberinya nama Caswidia Hastuti.

Dia adalah adikku, seorang anak yang berparas cantik,hidung mancung,bulu mata yang lentik,kulit puth dan mempunyai rambut yang lurus dan tebal

Setiap pulang sekolah ku gendong dia dan mengajaknya bermain di rumah tetangga, sesekali dia menangis meminta pulang.

Sekarang adikku sudah berusia 10 tahun dia sudah pandai mengenakan jilbab bahkan ketika keluar rumah dia tidak pernah lupa untuk mengenakan jilbabnya.

Adikku menyukai mainan bola bekel, dia mempunyai hobi berhitung,mata pelajaran yang sangat dia sukaipun tentunya matematika, setiapku pulang ke rumah dia langsung mengambil buku-buku sekolahnya dan meminta di ajarin matematika.

Disamping hobi berhitungnya adikku juga mempunyai hobi mengaji, walau suara ngajinya belum semerdu para hadidz yang ada di TV tetapi mendengarkan dia mengaji hati ini merasa tentram.

Dia anak yang penurut, tetapi ada satu hal yang sangat susah untuk mengajaknya yaitu makan, dia anak yang sangat malas makan bahkan sampe seharipun dia sanggup tidak makan

Kecuali ketika dia sedang melihatku memasak sambil melihat proses pembuatannya sambil mencicipi masakannya dia langsung meminta untuk makan

Itulah cerita tentang Adikku J