Arsip

All posts for the month November, 2016

Tugas Pemeriksaan Akuntansi Lanjut

Published November 9, 2016 by sutinah1

Nama   : Sutinah

NPM   : 28213716

Kelas   : 4EB05

Jawaban atas Kaji Ulang:

  1. Perbedaan antara professional sistem, pengguna akhir, dengan pemegang saham.
  • Profesional sistem (system professional) adalah analis, teknisi sistem, dan programmer. Orang-orang inilah yang akan benar-benar membangun sistem. Mereka mengumpulkan berbagai fakta mengenai masalah dalam sistem yang telah ada, menganalisis fakta tersebut, dan merumuskan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Hasil dari usaha mereka adalah sistem baru.
  • Pengguna akhir (end user) adalah pihak untuk siapa sistem dibangun. Terdapat banyak pengguna akhir dengan berbagai tingkatan dalam sebuah perusahaan. Para pengguna tersebut meliputi para manager, personel operasional, akuntan dan auditor internal. Dalam beberapa perusahaan, sulit untuk menemukan pihak yang bukan pengguna. Dalam proses pengembangan sistem, professional sistem bekerja bersama para pengguna utama untuk mendapatkan pemahaman mengenai masalah pengguna dan mendapatkan pernyataan yang jelas mengenai kebutuhan mereka.
  • Pemegang kepentingan (stakeholder) adalah orang-orang didalam atau diluar perusahaan yang memiliki kepentingan atas sistem terkait akan tetapi bukan merupakan pengguna akhir sistem tersebut. Orang-orang ini meliputi akuntan, auditor internal dan eksternal, serta komite pengarah internal yang mengawasi pengembangan sistem.
  1. Tiga masalah yang menyebabkan kegagalan sistem:
  • Kurangnya penyesuaian pengembangan sistem
  • Pengembangan sistem yang tidak dapat dipelihara
  • Adanya kerusakan dan kesalahan rancangan.
  1. Yang harus masuk dalam komite pengarah meliputi CEO,direktur keuangan,direktur informasi, pihak manajemen senior dari berbagai area pengguna, auditor internal dan pihak manajemen senior dari layanan komputer.

Tanggung jawab komite pengarah:

  1. Mengatasi berbagai konflik yang timbul dari sistem baru
  2. Mengkaji berbagai proyek dan menetapkan prioritas
  3. Menganggarkan dana untuk pengembangan sistem
  4. Mengkaji status tiap proyek yang sedang berjalan
  5. Menentukan melalui berbagai titik pemeriksaan diseluruh SDLC apakah akan melanjutkan proyek atau menghentikannya.
  6. Perencanaan sistem strategis (strategic system planning) melibatkan alokasi berbagai sumber daya sistem ditingkat makro. Biasanya perencanaan ini berhubungan dengan kerangka waktu tiga hingga lima tahun.

Rencana sistem stategis berkaitan dengan alokasi berbagai sumber daya sistem seperti karyawan (jumlah professional sistem yang harus dikontrak), peranti keras (jumlah terminal kerja, mini computer, dan mainframe yang harus dibeli), peranti lunak  (dana yang dialokasikan untuk proyek sistem baru dan untuk pemeliharaan sistem baru), serta telekomunikasi (dana yang dialokasikan untuk jaringan dan EDI).

Rencana strategis dilakukan karena tidak ada aspek dalam aktivitas bisnis perusahaan yang sangat labil dan tidak dapat diprediksi seperti perencanaan sistem informasi.

Terdapat empat justifikasi untuk perencanaan sistem stategis:

  1. Rencana yang berubah secara konstan lebih baik daripada tidak ada rencana sama sekali
  2. Perencanaan strategis mengurangi komponen krisis dalam pengembangan sistem
  3. Perencanaan strategis sistem memberikan pengendalian otorisasi untuk SDLC
  4. Perencanaan sistem strategis memang selalu berhasil baik
  1. Pendekatan desain berorientasi objek (object-oriented design-OOD) menggambarkan sistem informasi dari berbagai komponen atau objek (object) standar yang dapat digunakan kembali.

11. Teknik utama dalam pengumpulan fakta yaitu:

  • Observasi
  • Keterlibatan dalam pekerjaan
  • Wawancara personal
  • Mengkaji dokumen sumber
  1. Perbedaan antara sumber data, penyimpanan data, dan aliran data
  • Sumber data (data source) meliputi berbagai entitas eksternal , seperti pelanggan atau vendor, serta sumber-sumber internal dari berbagai departemen lainnya.
  • Penyimpanan data (data store) yaitu berbentuk file, basis data, akun, dan berbagai dokumen sumber yang digunakan dalam sistem.
  • Aliran data (data flow) diwakili oleh perpindahan berbagai dokemen dan laporan antar sumber data , penyimpanan data,pekerjaan pemrosesan,dan pengguna.
  1. Tujuan analisis sistem yaitu untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan pengguna dan menspesifikasikan berbagai kebutuhan untuk sistem yang baru.

Jenis informasi adalah sumber data, pengguna, file data, proses umum, aliran data, pengendalian, dan kapasitas volume transaksi.

  1. Dua pendekatan dalam desain konseptual sistem

Pendekatan struktur dan pendekatan berorientasi objek.

  1. Objek adalah lokasi di memori yang memiliki nilai dan direferensikan oleh pengidentifikasi.

Karakteristiknya, mengembangkan sistem informasi dari berbagai komponen atau objek standar yang dapat digunakan kembali. Contohnya yaitu proses dalam pembuatan motor.

21.Yang seharusnya dilibatkan dalam kelompok pengevaluasian independen dalam  melakukan studi kelayakan terperinci adalah auditor dan komite pengarah.

23.Klasifikasikan hal-hal berikut ini sebagai biaya yang timbul sekali atau yang berulang:

  • melatih personel (Biaya timbul sekali)
  • pemrograman dan pengujian awal (Biaya timbul sekali)
  • desain sistem (Biaya timbul sekali)
  • biaya peranti keras ( Biaya timbul sekali)
  • biaya pemeliharaan peranti lunak (Biaya berulang)
  • persiapan lokasi (Biaya timbul sekali)
  • sewa fasilitas (Biaya berulang)
  • konversi data dari sistem lama ke sistem baru (Biaya timbul sekali)
  • biaya asuransi (Biaya berulang)
  • instalasi perlengkapan awal (Biaya timbul sekali)
  • pembaruan peranti keras (Biaya berulang)

25. Peranti lunak dikembangkan secara internal membutuhkan keberadaan staf sistem tetap sebagai analisis serta programer yang akan mengidentifikasi kebutuhan informasi para pengguna dan memuaskan kebutuhan mereka melalui sistem yang disesuaikan.

Peranti lunak yang dikembangkan secara komersial pihak manajemen harus memilih sistem dan vendor yang tepat dengan sangat baik melayani kebutuhan perusahaan. Membuat pilihan yang optimal mensyaratkan bahwa keputusan diambil berdasarkan informasi yang memadai.

27. Data uji harus disimpan setelah digunakan karena untuk memfasilitasi pengujian di masa mendatang, data uji ini akan memberikan auditor kerangka rujukan untuk digunakan kembali. Data uji ini akan memberikan auditor kerangka rujukan untuk mendesain dan mengevaluasi berbagai pengujian audit di masa mendatang

29.  Dokumen yang biasanya tidak dibutuhkan oleh pemegang kepentingan lain akan tetapi dibutuhkan akuntan dan auditor untuk sistem baru

  • Dokumentasi operator
  • Dokumentasi Pengguna
  • Dokumentasi Desainer dan Programer

Jawaban atas Pertanyaan Diskusi

1. Berikan pendapat anda mengenai pernyataan berikut ini: “Tahap pemeliharaan dalam SDLC melibatkan perubahan mendasar yang mengakomodasi perubahan kebutuhan pengguna”.

Menurut saya: akuntan adalah pengguna sistem dan akuntan pula yang berpatisipasi dalam pengembangan sistem tersebut baik sebagai anggota maupun auditor, karena kebutuhan pengguna terhadap sistem berubah-ubah maka sistem harus menyesuaikan kebutuhan penggunanya, bukan pengguna yang harus mengikuti sistem tersebut. Jika sistem tidak bisa mengikuti atau memenuhi kebutuhan pengguna berarti sistem tersebut tidak baik dalam artian gagal.

3. Apakah rencana strategis yang baik berorientasi pada perincian?

Tidak, karena rencana strategis menghindari terlalu banyak perincian. Rencana tersebut harus memungkinkan para spesialis sistem untuk membuat keputusan berdasarkan informasi yang memadai dengan mempertimbangkan berbagai factor yang relevan, seperti harga, ukuran, keamanan, dan pengendalian.

5. Apa tujuan yang diberikan proposal proyek sistem? Bagaimana tujuan ini dievaluasi dan dibuat prioritasnya? Apakah proses pembuatan prioritas adalah proses yang objektif atau subjektif?

Memberikan pihak manajemen dasar untuk memutuskan apakah akan melanjutkan proyek atau tidak.

Tujuannya proposal formal melayani dua tujuan:

  1. Proporsal tersebut meringkas berbagai temuan dari penelitian yang dilakukan pada tahap ini menjadi rekomendasi umum untuk sistem baru atau untuk modifikasi sistem. Pihak manajemen mengevaluasi masalah yang dianggap ada bersama dengan sistem yang diusulkan sebagai solusi yang layak dijalankan.
  2. Proposal tersebut menggambarkan secara garis besar hubungan antara tujuan dari sistem yang diusulkan dengan tujuan bisnis perusahaan.

Proses yang objektif.

7. Kurangnya dukungan dari pihak manajemen puncak menengah pada kegagalan proyek sistembaru selama tahap implementasi. Mengapa menurut anda dukungan dari pihak manajemen begitu penting?

Karena manajemen puncak berpengaruh terhadap aktifitas data perlengkapan yang dibeli, karyawan, sistem di dokumentasikan dan sistem yang baru diinstal. Serta manajemen puncak yang mengatur keuangan dan mengatur jam kerja personel untuk tahap implementasi ini sehingga manajemen puncak sangat berpengaruh terhadap proses pembuatan sistem baru.

9. Bandingkan dan bedakan antara pendekatan desain terstruktur dan pendekatan berorientasi objek. Mana menurut anda yang lebih menguntungkan? Mengapa?

Pendekatan desain terstruktur mendesain sistem dari atas ke bawah dan secara tersusun, bertahap dan biasanya berbentuk diagram aliran data dan diagram terstuktur sedangkan pendekatan berorientasi objek mengembangkan sistem informasi dari berbagai komponen atau objek (object) standar yang dapat digunakan kembali, seperti proses pembuatan mobil

Menurut saya lebih menguntungkan pendekatan objek karena mengembangkan sistem dengan pendekatan berorientasi objek dapat digunakan kembali dibandingkan pendekatan terstruktur yang mulai dari atas kebawah dan membutuhkan sedikit biaya karena objek yang dipakai sudah diketahui sehingga mengurangi waktu serta fleksibilitas dalam proses pengembangan.

11. Manfaat tidak berwujud biasanya sangat sulit diukur secara akurat.Beberapa desainer beragumentasi bahwa jika anda tidak memperhitungkannya, maka akan dihasilkan perkiraan yang konservatif. Manfaat lebih apapun akan diterima, tetapi tidak di isyaratkan untuk keberhasilan sistem yang baru. Apa saja bahaya sudut pandang ini?

Bahaya dari sudut pandang diatas yaitu tidak melihat ke masa depan, jika diukur manfaatnya itu berarti tidak menanggung resiko kegagalan sistem karena konsumen yang menggunakan tidak akan selalu menerima manfaat dari sistem itu sendiri.

13. Selama prosedur data uji, mengapa pengembang harus menguji data yang “Buruk”?

Karena untuk mengetahui bagaimana pengaruh sistem tersebut terhadap data yang buruk, maka sistem tersebut dapat dievaluasi sejak dini dan dapat di identifikasi sehingga perusahaan dapat mempertimbangkan sistem yang akan di gunakan untuk mencapai tujuan perusahaan

15. Buku petunjuk operasi untuk operator komputer secara teori sama dengan daftar periksa bagi pilot pesawat yang digunakannya untuk lepas landas dan mendarat. Jelaskan mengapa buku petunjuk ini penting?

Karena bagi pilot menggunakan buku petunjuk untuk mengetahui informasi-informasi penting untuk mencapai tujuan dan keselamatan para penumpangnya

17. Diskusikan peran penting melibatkan akuntan dalam tahap desain terperinci dan implementasi. Pekerjaan apa saja yang dilakukan akuntan?

Pada tahap desain terperinci peran akuntan diperlukan untuk menjamin mutu dari dokumentasi sistem terbebas dari kesalahan apapun yang terdeteksi dan menyajikan secara formal dalam laporan desain terperinci. Laporan ini membentuk serangkaian cetak biru yang menspesifikasikan format layar input, tata letak laporan output, struktur basis data, dan logika proses.

19. Diskusikan berbagai ukuran kelayakan yang harus dipertimbangkan. Berikan contoh untuk tiap ukuran tersebut?

  • Kelayakan hukum: pembuat keputusan harus memastikan diri bahwa sistem yang diusulkan tidak melanggar batasan hukum yang ada. Contohnya: suatu sistem diterapkan akan tetapi melanggar privasi serta kerahasiaan yang disimpan.
  • Kelayakan operasional: menunjukan tingkat kesesuaian antara prosedur perusahaan yang ada dengan berbagai keahlian serta kebutuhan operasional yang baru. Contohnya: saat sistem diterapkan kita melihat dulu apakah sistem ini layak untuk digunakan atau tidak.
  • Kelayakan jadwal: berhubungan dengan kemampuan perusahaan untuk mengimplementasikan proyek tersebut dalam waktu yang dapat ditoleransi .
Iklan